• Physio Medical Clinic

Berbagai Penyebab Sakit Pinggang Belakang

Dalam wacana kali ini akan dijabarkan mengenai klasifikasi Low Back Pain (sakit pinggang belakang / sakit punggung bawah) berdasarkan penyebabnya. Low back pain atau yang lebih dikenal dengan sakit pinggang belakang adalah cedera yang paling umum dialami banyak orang, dimulai dari olahragawan sampai dengan non-olahragawan.


1. Low back pain traumatic

Low back pain atau nyeri pinggang ini timbul akibat suatu kejadian atau trauma. Misalnya seperti trauma pada komponen atau benda keras, serta akibat trauma karena jatuh sehingga terjadi fraktur kompresi pada vertebrata torakal bawah atau vertebra lumbal atas. Ada pula trauma yang ringan, misalnya jatuh terduduk dari kursi pendek.


2. Low back pain akibat proses degenerative

a. Spondilosis

Perubahan degeneratif pada vertebra lumbosakralis dapat terjadi pada corpus vertebra berikut arcus dan processus artikularis serta ligament yang menghubungkan bagian-bagian ruas tulang belakang satu dengan yang lain. Pada proses spondilosis terjadi rarefikasi korteks tulang belakang, penyempitan discus dan osteofit- 10 osteofit yang dapat menimbulkan penyempitan dari foramina intervetebralis.


b. Hernia Nukleus Pulposus (HNP)

Perubahan degeneratif dapat juga mengenai annulus fibrosus discus intervertebralis yang bila pada suatu saat terobek dapat disusul dengan protusio discus intervertebralis, yang akhirnya menimbulkan hernia nukleus pulposus (HNP). HNP paling sering mengenai discus intervertebralis L5-S1 dan L4-L5.


c. Osteoathritis

Unsur tulang belakang lain yang sering dilanda proses degeneratif ialah kartilago artikularisnya, yang dikenal sebagai osteoathritis. Pada osteoathritis terjadi degenerasi akibat trauma kecil yang terjadi berulang-ulang selama bertahun-tahun. Terbatasnya pergerakan sepanjang columna vertebralis pada osteoartritis akan menyebabkan tarikan dan tekanan pada otot atau ligamen pada setiap gerakan sehingga menimbulkan nyeri punggung bawah.


3. Low back pain akibat penyakit inflamasi


a. Artritis rematoid

Artritis rematoid termasuk penyakit autoimun yang menyerang persendian tulang. Sendi yang terjangkit mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan kemudian sendi mengalami kerusakan. Akibat synovitis (radang pada sinovium) yang menahun, akan terjadi kerusakan pada tulang rawan, sendi, tulang, tendon, dan ligamen di sendi.


b. Spondilitis angkilopoetika

Kelainan pada artikus sakroiliaka yang merupakan bagian dari poliartritis rematoid yang juga didapatkan di tempat lain. Rasa nyeri timbul akibat terbatasnya gerakan pada kolumna vertebralis , artikulus sakroiliaka, artikulus kostovertebralis dan penyempitan pada foramen intervertebralis.


4. Low back pain akibat gangguan metabolisme


Osteoporosis merupakan satu penyakit metabolik tulang yang ditandai oleh menurunnya kepadatan dan massa tulang, oleh karena berkurangnya matriks dan mineral tulang disertai dengan kerusakan mikro arsitektur dari jaringan tulang. Osteoporosis banyak terjadi pada orang tua dan kaum manula (55 tahun ke atas), terutama kaum wanita. Gejala klonis yang timbul berupa pegal, serta nyeri yang tajam atau radikular.


5. Nyeri Punggung Bawah akibat Neoplasma


a. Tumor benigna

Osteoma osteoid yang bersarang di pedikel atau lamina vertebra dapat mengakibatkan nyeri hebat yang dirasakan terutama pada malam hari. Hemangioma merupakan tumor yang berada di dalam kanalis vertebralis dan dapat membangkitkan nyeri punggung bawah. Meningioma merupakan suatu tumor intadural namun ekstramedular. Tumor ini dapat menjadi besar sehingga menekan pada radiks-radiks. Maka dari itu tumor ini seringkali membangkitkan nyeri hebat pada daerah lumbosakral.


b. Tumor maligna

Tumor maligna atau tumor ganas di vertebra lumbosakralis dapat bersifat primer dan sekunder. Tumor primer yang sering dijumpai adalah mieloma multiple yang bisa saja berada di mamae, prostate, ginjal, paru, dan glandula tiroidea. Tumor sekunder yaitu tumor metastatik mudah bersarang di tulang belakang, oleh karena tulang belakang kaya akan pembuluh darah.


6. Low back pain psikogenik


Beban psikis yang dirasakan berat oleh penderita, dapat pula bermanifestasi sebagai nyeri punggung karena menegangnya otot-otot. Sakit punggung bawah karena problem psikogenik misalnya disebabkan oleh depresi, atau kecemasan. Sakit punggung bawah karena masalah psikogenik adalah nyeri punggung bawah yang tidak mempunyai dasar organik dan tidak sesuai dengan kerusakan jaringan atau batas-batas anatomis, bila ada kaitan nyeri punggung bawah dengan patologi organik maka nyeri yang dirasakan tidak sesuai dengan penemuan gangguan fisiknya. Infeksi-infeksi dapat dibagi ke dalam akut dan kronik. Nyeri punggung bawah yang disebabkan infeksi akut misalnya kuman pyogenik (stafilokokus, streptokokus). Nyeri punggung bawah yang disebabkan infeksi kronik misalnya spondilitis TB.


Semoga artikel ini dapat membantu pengertian anda akan berbagai tipe sakit punggung bawah. Dengan mengetahui persis penyebab sakit punggung bawah anda, proses pemulihan akan lebih efektif. Apabila anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami agar kami dapat membantu anda mengatasi cedera dan keluhan yang dialami.


Author: Kartika K. Soegengwibowo

Kartika Kanastari Soegengwibowo adalah fisioterapis olahraga lulusan Universitas Indonesia jurusan Fisioterapi yang melanjutkan pendidikannya di universitas swasta di Jakarta dengan jurusan yang sama, namun fokus pada penanganan cedera olahraga. Sejak duduk di bangku SMP sudah menyukai kegiatan menulis terutama menulis essay. Hingga saat ini selain bekerja sebagai seorang fisioterapis olahraga, kegemarannya dalam menulis tetap tersalurkan dengan banyak membuat tulisan dan artikel-artikel kesehatan.


Sumber foto:

http://www.southocchiropractic.com/new-treatment-guidelines-for-low-back-pain/

PHYSIO MEDICAL CLINIC

(021) 724 5557

Jl. Sungai Sambas 3 no. 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130, Indonesia

©2020 BY PHYSIO MEDICAL CLINIC